Sabtu, 22 September 2012

KIMIA KELAS 10 SMK


RESUME BUKU
KIMIA KELAS 10 SMK
KARYA SIGIT FITRIYANTO, S.Pd. DAN SUSI NUR HARTATI, S.PD.

STRUKTUR ATOM DAN SIFAT-SIFAT PERIODIK DARI TABEL PERIODIK UNSUR

Perkembangan Teori Atom
Berdasarkan hasil eksperimen dan penemuan tentang partikel dasar penyusun atom yaitu : elektron, proton dan neutron, maka dapat dijelaskan urutan perkembangan teori atom sebagai berikut :
a.    Teori atom Dalton (1803)
Menurut John Dalton, aton merupakan pertikel dari suatu zat atau unsure yang mempunyai sifat yang sama dengan unsure tersebut. Reaksi kimia terjadi dari penggabungan atau pun pemisahan atom-atom. Atom ini digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil. Teori atom Dalton ini dapat menjelaskan hokum kekekalan massa dan hokum perbandingan tetap. Akan tetapi tidak dapat menjelaskan sifat listrik materi dan tidak dapat menjelaskan daya gabung unsure-unsur. Contohnya : teori atom Dalton tidak dapat menjelaskan mengapa suatu atom oksigen dapat mengikat dua atom hydrogen membentuk air (H2O). Ternyata kini atom tersusun dari bagian yang lebih kecil lagi yaitu proton, neutron dan electron. Jika aton sudah terurai menjadi proton, electron, dan neutron maka sudah tidak ada sifat unsurnya, tetapi untuk menguraikan suatu atom menjadi sub atom tidaklah mudah.


 
Molekul atom Dalton :


b.   Teori atom Thomson (1897)
Teori atom Thomson muncul setelah Thomson berhasil dengan eksperimen tabung sinar katoda yang berhasil menemukan electron. Tabung sinar katoda terbuat dari tabung kaca yang berisi gas dengan tekanan rendah, pada ujung tabung dipasang dua electrode. Electrode yang dihubungkan dengan kutub negative disebut katode dan yang dihubungkan dengan kutub positif disebut anoda. Jika tabunga kaca dialiri listrik dengan tegangan tinggi 5.000 s/d 20.000 Volt, maka gas dalam tabung akan berpijar dengancahaya yang berwarna bergantung pada jenis gas dalam tabung. Tabung menjadi gelap apabila tekanan gas dikurangi dan di perpendaran berwarna hijau di depan katode. Perpendaran ini disebabkan oleh suatu radiasi yang memancar dari permukaan katode menuju anoda. Sinar radiasi ini disebut sinar katode.
Sifat-sifat sinar katode :
1)      Merambat tegak lurus dari permukaan katode menuju anode
2)      Radiasi terdiri atas partikel-partikel kecil
3)      Bermuatan listrik negative. Sinar katode dibelokkan oleh medan listrik ke kutub positif
4)      Dapat memendarkan berbagai jenis zat
5)      Partikel sinar katode tidak tergantung pada jenis electrode maupun jenis gas dalam tabung. Berarti semua materi mengandung partikel seperti sinar katode. Partikel ini kemudian disebut dengan electron. Electron dengan lambing partikel e massanya 0,00055 dan bermuatan negative (-)
Atas dasar penemuan tersebut JJ Thomson menyusun teori atomnya.
            “Atom terdiri atas meteri bermuatan positif dan di dalamnya tersebar electron-elektron bagaikan butiran kismis dalam roti dengan kerapatan yang homogen”
Oval: -----------------------------------------------------Setelah J.J Thomson menemukan electron, disusunlah teori atom Thomson yaitu atom merupakan bolapejal bermuatan positif yang diaburi electron yang bermuatan negative seperti roti kismis (kue onde-onde).

Model atom JJ Thomson :

c.    Teori atom Rutherford (1909)
Setelah Rutherford menemukan inti atom, disusunlah teori atom Rutherford yaitu atom terdiri atas inti atom yang bermuatan posotif dan diluar inti terdapat electron yang bermuatan negative.

Percobaan Rutherford (1909)
Menembakkan sinar alpha pada selembar logam emas tipis yang dilengkapi dengan layar perak berlapis Seng Sulfida (ZnS) yang dapat berputar.








 














Pengamatan :
-          Sebagian besar sinar alpha berjalan terus tanpa hambatan
-          Sebagian kecil sinar alpha dibelokkan
-          Ada sinar alpha yang dipantulkan kembali kea rah sumber sinar alpha
Analisis :
-          Di dalam atom terdapat ruang kosong sehingga sinar alpha diteruskan tanpa hambatan
-          Didalam atom terdapat pemusatan massa dan muatan yaitu inti atom yang bermuatan positif, sehingga sinar alpha yang mendekati inti dibelokkan
-          Sinar alpha yang tepat mengenai inti atom akan bertumbukkan dengan inti atom sehingga sinar alpha terpantul

Kesimpulan :
Model atom Rutherford 1911
1.      Atom tersusun dari :
-          Inti atom yang bermuatan positif
-          Electron-elektron yang bermuatan negative dan mengelilingi inti
2.      Semua proton terkumpul dalam inti atom, dan menyebabkan inti atom bermuatan positif
3.      Sebagian besar volume atom merupakan ruang kosong. Hampir semua massa atom terpusat pada inti atom yang sangat kecil. Jari-jeri atom sekitar 10-10 meter, sedangkan jari-jari inti atom sekitar 10-15 meter
4.      Jumlah proton dalam inti sama dengan jumlah electron yang mengelilingi inti, sehingga bersifat netral


 



Ruang kosong
 
Model atom Rutherford :


Inti atom yang bermuatan positif (+) bisa disebut proton dengan lambing partikel P massanya 1,00728 sma. Ditemukan oleh Goldstain. Partikel dalam inti atom yang tidak bermuatan (0) disebut neutron dengan lambing partikel n massanya 1,00866 sma ditemukan oleh James Chadwich (1932).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar